Palestina

by

Kabarsahih.com – Apa yang tergambar dalam benakmu ketika disebut kata Palestina?

Ya sebuah sosok negara kecil yang kotanya bernama Tepi Barat dan Gaza

Negara yang sampai kini di zaman modern belum merdeka

Negara yang hampir tiap hari tanahnya berkurang

Negara yang jutaan penduduknya diusir dengan paksa

Dengan pembantaian, dengan penyiksaan dan pembunuhan rakyat dan tokoh-tokohnya

Negara yang mencoba menyelenggarakan pemilu secara jujur dan bebas

Tapi hasilnya diboikot negara-negara Barat

Karena dimenangkan kelompok yang berpegang teguh pada Al Quran, Hamas

Barat ingin Fatah yang moderat dan tunduk pada Barat yang memimpin Palestina

Bukan Hamas yang mempunyai prinsip yang kokoh dalam perjuangan

Bukan Hamas yang berani menyerahkan jiwa dan raga dalam membela kebenaran

Bukan Hamas yang siap mati menghadapi penjajah bengis Israel

Bukan Hamas yang pimpinannya orang-orang alim yang berjuang ikhlash menegakkan Islam

Bukan Hamas yang para tentaranya dilatih dengan kalimat-kalimat Al Quran

Bukan Hamas yang berani menyatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah

Bukan Hamas yang memandang kematian sebagaimana kehidupan

Bukan Hamas yang ibu-ibunya mengajarkan jihad kepada anak-anaknya untuk tidak menyerah pada penjahat raksasa Israel yang didukung Amerika

Bukan Hamas yang ibu-ibunya bersyukur mendengar anak-anaknya wafat ketika berperang melawan tentara Israel

Bukan Hamas yang berpolitik jujur tanpa kebohongan

Israel. Apa yang tergambar bagi kamu negara Israel?

Negara makmur di Timur Tengah?

Negara demokrasi yang maju di Timur Tengah?

Negara yang maju teknologinya di Timur Tengah?

Ya mereka yang terkesima dengan tipuan dunia, maka akan hormat pada Israel

Mereka yang tidak punya prinsip Islam kokoh, akan kagum kepada kemajuan Israel

Mereka yang menganggap semua agama sama, akan senang bila dipuji-puji tokoh Israel (dan Amerika)

Tahukah kamu siapakah sejatinya Yahudi Israel?

Al Quran menyebut Yahudi ini termasuk bangsa unggul

Tapi keunggulannya ini untuk berbuat culas kepada manusia lain

Senang berbohong, senang memeras, senang membunuh bahkan tidak takut membunuh para Nabi

Maka Al Quran mengecam keras sifat-sifat Yahudi ini

Dan dalam sejarah manusia kaum Yahudi ini memang banyak membuat kerusakan

Di Eropa mereka membudayakan riba dan ingin menang sendiri

Sehingga mereka diusir dan diperhinakan di Eropa

Kaum Muslim saat itu yang kasihan kepada Yahudi, banyak melindungi mereka di Turki

Tapi apa balasan yahudi ke kaum Muslim?

Ya mereka seperti kisah binatang ular yang terjepit pohon dibebaskan beruang

Setelah bebas malah menggigit beruang

Bangsa yang tidak tahu terima kasih itulah Yahudi

Maka jangan terpana dengan keelokan Israel sekarang

Bila lihat suatu bangsa

Lihatlah sejarahnya

Lihatlah karakter pemimpin-pemimpinnya

Bila para pemimpinnya haus darah manusia

Menganggap kematian manusia seperti kematian binatang

Maka bangsa itu adalah bangsa yang jahat

Lihatlah sejarahnya

Sebelum tahun 1948 tidak ada negara Israel di Timur Tengah

Amerika dan Inggris, superpower saat itu merekayasa negara ini

Sengaja diletakkan di Timur Tengah, biar dunia Arab tidak bersatu

Karena persatuan dunia Arab –dunia Islam—adalah mimpi buruk untuk Barat

Mereka tidak mau dipimpin peradabannya oleh kaum Muslim

Mereka ingin jadi pemimpin apapun caranya

Maka sekitar tahun 48 pasukan-pasukan ganas Yahudi membakar desa, membantai kaum Muslim

Ribuan orang terbunuh

Dan kesadisan para tokoh-tokoh jahat Yahudi ini menyebabkan jutaan orang Muslim terusir dari sana

Ada yang ke Yordan, Mesir, Saudi, bahkan ada yang ke Indonesia

Dan kerjasama tokoh-tokoh Kristen dan Yahudi ini kemudian mendatangkan ribuan/jutaan orang ke Israel menggantikan orang-orang Muslim

Jumlah penduduk Yahudi yang tadinya mungkin cuma sepersepuluh penduduk Palestina, lewat operasi terror maka mereka kemudian menjadi separoh dan kemudian menjadi mayoritas

Seperti kita saksikan ‘saat ini’

Negara Israel adalah negara yang dibangun dengan darah kaum Muslim

Negara Israel adalah negara yang dibangun dengan operasi pembantaian dan pengusiran penduduk pribumi

Dan itu disaksikan dunia internasional

Tapi mereka semua pada diam

Karena raja dunia dan patihnya Amerika dan Inggris yang punya mau

70 tahun kaum Muslim Palestina menderita

70 tahun kaum Muslim Palestina hidup dalam penjara Israel

70 tahun kaum Muslim Palestina ‘kelaparan’, ‘kedinginan’ dan ‘ketakutan’

Maka benar sabda Rasulullah bahwa di akhir zaman batu pun bicara itu Yahudi

Ya karena kezalimannya di luar batas kemanusiaan

Dan semua masyarakat dunia menyaksikan dengan mata telanjang

Itukah masyarakat yang patut dipuji?

Jangan terpedaya kegantengan Netanyahu

Jangan terpedaya kecantikan Ivana Trump

Itu adalah tipuan kamera

Masyarakat atau orang tidak dilihat fisiknya

Masyarakat atau individu dilihat akhlaknya

Jangan tertipu oleh yang Nampak

Lihatlah yang tidak Nampak

Dan yang tidak Nampak itu banyak di dunia ini

 

Jangan hanya mengandalkan mata

Gunakan juga telinga

Gunakan juga jiwa

Gunakan juga ‘indra rasa’

Sehingga kita tidak tertipu kamera

Sehingga kita tahu hakikat yang sebenarnya

000

Maka selama dia Yahudi maka sifat buruk akan terus melekat pada dirinya

Bila ia berpindah ke Islam, maka sifat buruk itu akan terkikis

Karena orang Islam berpegang teguh pada Al Quran

Al Quran penuh dengan kebaikan

Al Quran akan mengubah penjahat menjadi orang-orang yang baik (‘shaleh’)

Al Quran akan merevolusi karakter buruk menjadi karakter baik

Bila orang itu mau bersungguh-sungguh untuk ikut Al Quran

Karena Al Quran adalah wahyu Allah yang mulia

Wahyu Allah yang diturunkan kepada manusia untuk menjadi petunjuk hidup

Untuk menjadi kompas kehidupan

Untuk menjadi petunjuk jalan

Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk).

Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Quran) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa.

Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui.

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.

Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir?

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,

(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.

Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.

Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa’at dan tebusan dari padanya, dan tidaklah mereka akan ditolong.

Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu.

Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan.

Dan (ingatlah), ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat, sesudah) empat puluh malam, lalu kamu menjadikan anak lembu (sembahan) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang zalim.

Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur.

Dan (ingatlah), ketika Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk.

Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang”.

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang, karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya”.

Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.

Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu “manna” dan “salwa”. Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu; dan tidaklah mereka menganiaya Kami; akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.

Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman: “Masuklah kamu ke negeri ini (Baitul Maqdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak dimana yang kamu sukai, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah: “Bebaskanlah kami dari dosa”, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu, dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik”.

Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu dari langit, karena mereka berbuat fasik.

Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu”. Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing). Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.” (QS al Baqarah)

Wallahu azizun hakim. Wallahu alimun hakim. II

Izzadina